5 Penyebab Bayi Sering Gumoh yang Harus Diwaspadai

5 Penyebab Bayi Sering Gumoh yang Harus Diwaspadai

Gumoh atau istilah medisnya refluks biasa terjadi pada bayi. Kondisi ini biasa terjadi pada bayi pada awal-awal kehidupannya. Hal ini dikarenakan banyaknya udara yang ditelan bayi yang masih memiliki ukuran lambung kecil dan katup lambung yang belum benar-benar kuat. Oleh karena itu, Anda harus lebih waspada lagi terhadap hal-hal yang menjadi penyebab bayi sering gumoh seperti informasi berikut ini.

1. Posisi Bayi dan Ibu Saat Menyusu

Penyebab pertama bisa datang dari posisi Anda sebagai Ibu yang menyusui sambil tiduran miring sedangkan posisi bayi telentang. Hal ini dapat menyebabkan cairan ASI tidak masuk ke dalam saluran pencernaan bayi. Justru akan terjadi sebaliknya, ASI dapat masuk ke dalam saluran pernapasan bayi.

Lebih baik posisikan kepala bayi lebih tegak saat menyusu dan setelah menyusu. Lakukan dan pertahankan posisi ini setidaknya selama 20 sampai 30 menit. Terlebih lagi setelah bayi selesai menyusu agar susu tidak naik kembali ke kerongkongan atau ke sistem pernapasan.

2. Bayi Mengonsumsi ASI Terlalu Banyak

Apabila Anda ingin memberikan ASI kepada bayi, usahakan jangan terlalu berlebihan. Gumoh pada kasus ini disebabkan bayi belum bisa bilang bahwasannya bayi sudah kenyang. Lebih baik Anda memberikan ASI dalam jumlah yang sedikit namun sering, setidaknya setiap 30 menit. Setelah itu jangan lupa untuk mengusahakan bayi sendawa setiap kali selesai menyusu.

3. Ukuran Dot

Jika Anda tidak memberikan ASI secara langsung atau bayi tidak menyusu kepada Anda, maka bisa Anda pilihkan botol susu dengan ukurang dot yang pas dan sesuai dengan bayi. Jangan memilihkan ukuran dot yang terlalu besar. Hal ini dapat mengakibatkan bayi akan meminum susu terlalu banyak dan dapat mengakibatkan gumoh. Jangan pula memilihkan ukuran dot yang terlalu kecil. Sesuaikan saja dengan kebutuhan minum bayi.

4. Langsung Menidurkan Bayi Setelah Menyusu

Penyebab gumoh berikutnya adalah menidurkan bayi setelah menyusu. Hal ini adalah hal yang kurang baik untuk kesehatan bayi. Jika Anda sudah memberikan susu ASI, maka usahakan untuk menggendongnya terlebih dahulu dengan posisi kepala tegak seperti tadi selama 20 sampai 30 menit. Berilah waktu agar susu bisa sepenuhnya ditampung oleh lambung bayi. Begitu juga jika Anda hendak menaruhnya di mobil dan memberikannya seat belt.

5. Posisi Tidur dan Pemakaian Gurita

Pada umumnya, Ibu hamil akan menidurkan bayi dengan memakaikan kain gurita yang kencang. Hal ini juga bisa menyebabkan perut bayi lebih tertekan daripada biasanya. Terlebih lagi jika bayi memiliki kebiasaan tidur tengkurap dan selesai minum susu. Lebih baik gunakan saja kain lainnya sebagai selimut saat bayi tidur.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab bayi sering gumoh yang bisa Anda perhatikan lagi. Mulai dari sekarang, biasakan Anda lebih perhatian lagi dengan kebiasaan-kebiasaan kecil dalam hal memberikan susu kepada bayi.