Industri Kreatif : Pengertian, Manfaat, dan Regulasi yang Mengaturnya

Industri Kreatif : Pengertian, Manfaat, dan Regulasi yang Mengaturnya

Kamu mungkin menyadari industri kreatif di tanah air semakin menunjukkan eksistensinya. Hal ini menunjukkan bahwa negara kita juga mampu berinovasi dan bersaing dengan negara lain. Pada dasarnya kondisi tersebut merupakan fakta bahwa perekonomian Indonesia selangkah lebih maju.

Perkembangan teknologi di era globalisasi seperti ini memang banyak mempengaruhi perekonomian. Kreativitas sangat diperlukan mengingat persaingan para pelaku ekonomi yang semakin ketat. Nah, bagi kamu yang ingin tahu seputar industri di bidang kreatif ini, yuk simak ulasannya berikut ini.

Apa yang Dimaksud Industri Kreatif?

Industri kreatif merupakan proses penciptaan, pengumpulan ide, dan kreativitas individu atau kelompok hingga menciptakan suatu karya. Hal ini dilakukan tanpa mengeksploitasi sumber daya alam, namun produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi.

Kreativitas yang dimaksud harus membuka lapangan pekerjaan baru. Oleh sebab itu, pengembangan industri di bidang ini memang diperlukan. Tak heran jika industri kreatif di Indonesia juga menjadi salah satu penopang perekonomian

Meski negara kita termasuk memiliki sumber daya alam yang kaya, tapi tetap saja hal tersebut ada batasnya ‘kan? Nah, jadi industri di bidang kreatif ini menjadi salah satu solusi perekonomian. Mengingat sumber daya alam yang semakin menipis.

Manfaat

1. Salah Satu Penopang Perekonomian

Sudah banyak industri yang berkembang di era modern saat ini. Kalau dipikir-pikir, rasanya tidak mungkin hanya bergantung pada sumber daya alam yang terbatas. Oleh karena itu, Indonesia juga mengikuti perkembangan zaman dengan mengembangkan industri di bidang kreatif.

Pada dasarnya, bidang industri ini memang banyak berkembang di negara-negara maju. Hasilnya? Industri ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di tanah air.

2. Menumbuhkan Kreativitas

Manfaat kedua adanya industri ini yaitu dapat menumbuhkan kreativitas pada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan inovasi produk dari masing-masing pelaku bisnis. Terlebih di Indonesia yang memiliki tenaga kerja produktif dalam jumlah banyak.

Hal ini akan berpengaruh terhadap penciptaan ide-ide baru di kalangan usia produktif. Industri di bidang kreatif sendiri menjadi salah satu penopang perekonomian. Banyak negara yang mengadopsi industri ini dan menjadikannya alternatif perkembangan industri.

Semakin tumbuh dan berkembangnya kreativitas masyarakat, membuat pemerintah juga mengeluarkan kebijakannya. Mengingat dampak yang diberikan industri ini sebagaimana yang terjadi di negara-negara lain.

3. Membuka Lapangan Kerja

Berdasarkan laporan OPUS Outlook 2019, industri di bidang kreatif ternyata memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Hal ini tentu berbanding lurus dengan terciptanya lapangan kerja baru.

Industri ini diproyeksikan akan mencetak belasan juta lapangan pekerjaan, mulai di bidang fashion, hiburan, dan kuliner. Tak heran jika kontribusinya cukup besar untuk ekonomi nasional saat ini.

Pertumbuhan paling pesat bidang kreatif ini memang pada fashion, hiburan (film dan games), dan kuliner. Hadirnya digitalisasi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pesatnya perkembangan industri di bidang ini.

Kebijakan Pemerintah Mengenai Industri di Bidang Kreatif

Potensi besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi menjadi dasar hadirnya kebijakan pemerintah mengenai industri ini. Sama seperti yang terjadi di negara maju, upaya menumbuhkan industri ini memang untuk kegiatan ekonomi yang lebih baik.

Apa saja kebijakan pemerintah untuk meningkatkan industri di bidang kreatif? Simak ulasannya berikut ini.

1. Membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Apakah kamu sudah pernah mendengar Bekraf? Badan institusi ini dibentuk presiden sebagai wadah pengelolaan ide kreatif menjadi suatu karya. Keberadaannya akan memfasilitasi masyarakat agar senantiasa menumbuhkan jiwa-jiwa kreatif dan inovatif.

Adanya Bekraf akan membantu pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di bidang kreatif. Masyarakat bisa menyalurkan ide-ide yang lebih segar. Dengan demikian, institusi ini menjadi wadah menyalurkan ide yang dimiliki setiap individu maupun kelompok demi kemajuan ekonomi.

2. Integrasi Aset dan Potensi Kreativitas

Kebijakan pemerintah pertama mengenai industri 4.0 ini adalah melakukan integrasi aset dan potensi kreativitas. Artinya, pengelolaan aset dilakukan agar menjadi sumber modal industri di era digital saat ini. Nantinya, upaya tersebut akan mengembangkan potensi kreativitas lebih baik.

Integrasi antara aset dan potensi kreativitas itu sangat penting lho. Satu kesatuan yang utuh sangat diperlukan demi kemajuan industri berbasis ide tersebut. Tak heran jika masyarakat senantiasa ikut berkontribusi memberikan hasil kreativitas terbaiknya.

3. Mendorong Kreativitas dan Inovasi

Kamu pasti setuju seseorang dengan jiwa kreatif dan inovatif akan bertahan di era globalisasi saat ini. Apalagi jika didukung sepenuhnya oleh pemerintah dengan diberikan modal dan fasilitas layanan yang memadai.

Dengan demikian, hal ini akan memicu pertumbuhan ekonomi industri 4.0 tersebut. Kreativitas dan ide yang muncul di masyarakat perlu dikelola dengan baik. Pengelolaan ide kreatif akan menyebabkan persaingan bisnis lebih sehat tanpa menimbulkan perselisihan.

Terutama ide di bidang kreatif, sesuatu yang berharga ini sangat mudah dicuri atau diakui orang lain. Tanpa adanya regulasi yang jelas, tentunya hal ini akan menimbulkan pertentangan nantinya.

4. Regulasi Perlindungan Hak Cipta

Jenis-jenis industri kreatif di Indonesia saat ini begitu beragam. Dukungan dan regulasi pemerintah sangat diperlukan untuk mengelola kreativitas masyarakat.

Hal ini dibutuhkan agar pertumbuhan ekonomi di bidang kreatif terhindar dari perselisihan. Konflik bisa saja terjadi antara pelaku bisnis yang satu dengan pelaku bisnis lainnya.

Salah satu bentuk dukungan dari kebijakan pemerintah di bidang ini adalah perlindungan terhadap hak cipta. Kreativitas merupakan ide berharga dan menjadi salah satu komoditi ekonomi yang dapat diperjual belikan. Dengan demikian, dukungan dan regulasi khusus sangat diperlukan.

Mengingat komoditi dari bidang kreatif ini pada dasarnya tidak memiliki wujud. Oleh sebab itu, dibentuknya undang-undang hak intelektual dan perlindungan hak cipta menjadi perwujudan regulasi tersebut.

Industri kreatif memang menjadi terobosan yang tepat untuk mengembangkan sektor ekonomi yang tidak mengeksploitasi alam. Melalui ulasan di atas, kamu jadi memahami bahwa bidang ini ternyata memberikan banyak dampak kemajuan ekonomi. Tak terkecuali yang terjadi di Indonesia saat ini.